“PENDUDUKAN
JEPANG DI INDONESIA”
Semester II
KELOMPOK 2
Anggota:
-
Nadia Nur Aufa Ameldinata
-
Amalia Nurulita Hidayat
-
Nurul Annisa
-
Abie Naufal Ar Rafif
-
Faizal Julefni
-
Putra Erlangga Prasetya
-
Rizal
Kelas XI
IPS 1
SMAN 17
BANDUNG
2016-2017
BAB I
A. PENDUDUKAN JEPANG DI WILAYAH INDONESIA
Latar Belakang
Awal Berdirinya Pemerintahan Hindia
Belanda di Indonesia
Kaisar Perancis yaitu Napoleon Bonaparte
mengangkat Louis Bonaperte sebagai kaisar Belanda. Kemudian setelah diangkat
menjadi Raja, Louis Bonaparte menunjuk Herman Willem Daendels sebagai gubernur
jenderal bagi Indonesia. Tugasnya adalah untuk mengatur pemerintahan Indonesia,
melakukan pertahanan dari serangan pasukan Inggris terhadap pulau Jawa, serta
mengatur masalah keuangan. Namun, di bawah pemerintahannya Daendels telah
melanggar undang-undang dengan menjual tanah milik Negara kepada orang-orang
partikelir. Oleh karena itu, atas perintah Napoleon Daendels ditarik dari
jabatannya. Namun sebelum Daendels ditarik, selama masa pemerintahannya
Daendels telah banyak merugikan rakyat Indonesia serta menyengsarakan rakyat.
Dia melakukan eksploitasi baik kekayaan alam maupun tenaga kerja Indonesia.
Kedudukan gubernur jenderal Indonesia
telah mengalami pergantian beberapa kali. Setelah Daendels maka gubernur
jendral Janssens giliran berkuasa dan saat Indonesia memasuki pemerintahan Van
Den Bosch di mana sistem tanam paksa pun dijalankan yang menimbulkan
kemiskinan, dan kelaparan rakyat Indonesia. Di pihak lain, Belanda mendapatkan
banyak keuntungan dalam bidang keuangan akibat sistem tanam paksa tersebut.
Saat sistem tanam paksa dihapuskan maka
muncullah politik pintu terbuka di mana penanaman modal asing diperbolehkan.
Meskipun tanam paksa sudah dihapuskan, nyatanya politik pintu terbuka tetap
menimbulkan penderitaan bagi rakyat Indonesia. Hal ini memicu perlawanan dari
rakyat Indonesia di berbagai daerah seperti perang Diponegoro, perang Bali,
perang Paderi, perang Banjar, perang Aceh, Gerakan Protes Petani, dan
sebagainya. Saat semakin banyak rakyat yang melawan Belanda maka penjajahan
Belanda di Indonesia mulai menandakan akhirnya.
Belanda menyerah tanpa syarat kepada
jepang
Serangan jepang ke Hindia-Belanda
terjadi pada tanggal 11 januari 1942 , dengan pendaratan pertama di tarakan (
Kalimantan timur ).
Pada februari 1942 , jepang menduduki
pontianak, banjarmasin,Makassar, Palembang dan bali . pendudukan Palembang di
anggap strategis karena letaknya di antara Batavia yang menjadi pusat kekuasaan
belanda dan singapura yang menjadi wilayah kekuasaan inggris (historia).
Pada bulan maret 1942 , jepang menyerah
Batavia dan bandung. Sejak 9 maret 1942 , Indonesia menjadi daerah kekuasaan
jepang
Gubernur jenderal Hindia – Belanda
Tjarvada van strakenborgh stachouwer dan jenderal hein ter poorten tidak
berdaya menghadapi serbuan kilat jepang
. belanda pun menyerah tanpa syarat di kali jati ,subang, jawa barat
pada tanggal 8 maret 1942 kepada letnan jenderal hiroshi Imamura( jepang).
Pendudukan jepang di Indonesia diawali
dengan pendaratan di kota tarankan pada 10 Januari 1942. Selanjutnya menduduki
Minahasa, Balikpapan, Ambon, pontiakan, makasar, Banjarmasin, Palembang, dan
Bali antara januari sampai februari 1942.
Adapun serangan-serangan pasukan jepang
di jawa diawali pada tanggal 1 maret 1942, jepang mendarat di teluk banten,
indramayu, dan bojonegoro. Kemudian tanggal 5 maret kota Batavia jatuh ketangan tentara jepang dan
menduduki daerah bogor. Jepang meyerang plau jawa karena dipandang sebagai
kekuasatan basis politik dan militer belanda. Dalam waktu singkat jepang pun
meguasai daerah jajahan belanda.
Pasukan belanda terkepung di cilacap dan
bandung, kemudia meyerah tanpa syarat kepada jepang di kalijati pada tanggal 8
Maret 1942. Penyerahan ini di tanda tangan oleh panglima tentara hindia bekanda
oleh Letnan Jendral Ter Poorten dan di pihak jepang di wakili oleh Hirosyi
Immamura. Peristiwa itu mendanandai pendudukan jepang di indonesia.
RESTORASI MEIJI
Perubahan besar yang menandai era modern
jepang. Restorasi meiji diawali dengan kembalinya kaisar (tennon) sebagai
pemegang kekuasaan pemerintah di jepang, yang sebelumnya kekuasaan pemerintah
di jepang di pegang oleh shogun yoshonobu (1868-1912). Dengan menjadikan jepang
sebagia negera industri modern,perdagangan dan militer.
PAHAM HAKKO ICHIU
Merupakan aliran dari Shinto, dengan
paham hakko ichiu dunia merupakan keluarga. Jepang berusahan untuk menjadikan
asia sebagai satu kesatuan dan menguasai dunia.
SEBAGAI SAUDARA TUA
Jepang memiliki melegitimasi kekuasaan
di Indonesia dengan menyebut dirinya sebagai saudara tua bagi Indonesia.
Legimasi tersebuut bertujuan agar pemerintah jepang dapat menguasi inonesia.
Faktor Ekonomi
Jepang melakukan exspansi dengan
bertujuan untuk mendapatkan sumber daya alam sebagai bahan baku industri Negara
mereka dan mendukung sektor ekonomi jepang.
Keberhasilan Jepang Dalam Bidang Militer
Keberhasilan jepang di bidang militer
berhasil melakukan exspansi dengan berganbung bersama inggirs dalam persiapan
untuk meyerang exspansi rusia.
B.
Penjajahan Jepang di Indonesia
Belanda
menyerah tanpa syarat, peristiwa itu menandai pendudukan jepang di Indonsia.
Setelah jatuh ke tangan Jepang. Indonesia berada dibawah pemerintahan militer.
pemerintahan militer Jepang di Indonesia terbagi dalam tiga daerah pemerintahan
seperti berikut ;
·
Wilayah
Sumatera dibawah pemerintahan angkatan darat (Bala Tentara XXV) yang berpusat
di Bukit tinggi.
·
Wilayah
Jawa dan Madura dibawah pemerintahan angkatan darat (Bala Tentara XVI) yang
berpusat diJakarta.
·
Wilayah
Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku dibawah pemerintahan angkatan laut(Armada
Selatan II) yang berpusat diMakasar
Pemerintahan diketiga wilayah itu
dipimpin oleh kepala staf tentara/armada dengan sebutan Gunseikan(kepala
pemerintahan militer) dan kantornya kekurangan tenaga pemerintahan, orang
jepang terpaksa mengangkat orang Indonesia untuk menduduki jabatan tinggi.
Tujuan Pendudukan Jepang di Indonesia.
·
Menjadikan
Indonesia sebagai pemasok bahan mentah untuk industri dan mesin perang.
·
Menggalang
rakyat Indonesia menjadi bagian dari kekuatan untuk membendung gempuran pasukan
sekutu..
·
Eksploitasi
secara besar-besaran sumber kekayaan alam Indonesia dan sumber tenaga manusia
untuk kepentingan perang menghadapi sekutu.
Upaya Pemerintahan Jepang Memikat Hati
Bangsa Indonesia Supaya Membantu Jepang.
Siaran Radio
Tokyo sering kali memperdengarkan lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan
pidato-pidato yang sangat merdu ditelinga. Kata orang jepang, mereka datang ke
Indonesia sebagai saudara tua untuk melepaskan bangsa kita dari belenggu
penjajahan Belanda dan untuk menciptakan kemakmuran bersama dalam lingkungan
Asia Timur Raya. Pemimpin-pemimpin Indonesia yang diasingkan Belanda seperti
Ir. Soekarno , Drs. Moh hatta, Sutan syahrir dll, dibebaskan oleh Jepang.
Diadakan propaganda tersebut disebut gerakan 3A, yaitu Jepang Pelindung Asia,
Jepang Cahaya Asia, dan Jepang Pemimpin Asia. Dilarang menggunakan bahasa
Belanda dan Boleh menggunakan bahasa Indonesia.
C.
Organisasi Bentukan Jepang
Dalam rangka memperkuat kedudukan Jepang
dalam perang Pasifik, jepang melakukan mobilisasi para pemuda untuk dibina
dalam latihan militer . oleh karena itu dibentuk organisasi semi militer dan
organisasi militer.
Semi Militer ;
-
Seinenden(Barisan
Pemuda) 9 Maret 1943
-
Keibodan(Barisan
Pembantu Polisi) 29 April 1943
-
Fujinkai(Barisan
Wanita) Agustus 1943
-
Syuisintai(Barisan
Pelopor)14 September 1944/25 September 1944
-
Jibakutai(Barisan
berani mati)
-
Gakukotai(Barisan
Pelajar)
-
Hizbullah(Tentara
Allah)
Militer ;
-
Heiho(Barisan
Pembantu jepang) April 1943
-
Peta(Pembela
Tanah Air) 3 Oktober 1943
D.
Perlawanan Jepang di Indonesia
1. Perjuangan Dengan Cara Keooperatif
(Kerja Sama)
Perjuangan kooperatif dilakukan oleh
para tokoh-tokoh nasionalis yang dudukan lembaga-lembaga penting bentukan
jepang. Melalui Putera, Soekarno, Moh. Hatta, Ki Hajar Dewantara, Dan K.H. Mas
Mansyur membangun dan membangkitkan seemangat nasionalisme Indonesia. Hal itu
mereka lalukan secara tidak langsung melalui media masa milik jepang. Melalui
kedua cara tersebut para tokoh kembali membangkitkan semangat nasionalisme dan
harga diri bangsa Indonesia.
Bebagai kesatuan poemuda yang berhasil
dibentuk jepang seperti, Senendan (Barisan Pemuda), Keibodan (Barisan Pembantu
Polisi), Seisyintai (Barisan Pelopor), Gakutotai (Barisan Pelajar) Dan Fujinkai
(Barisan Wanita).
2. Perjuangan Melalui Gerakan Bawah Tanah
Perjuangan ini umumnya dilakukan secara
tertutup dan rahasia dan bekerja pada instansi-instansi pemerintahan jepang.
Perjuangan bawah tanah ini tersebar di berbagai tempat seperti, Jakarta,
semarang, bandung, Surabaya dan medan. Gerakan bawah tanah di antaranya:
a. Kelompok Soekarni
Soekarni adalah tokoh pergerakan pasa
zaman pemerintahan Hindia-Belanda. Bersama Muhammad Yamin soekarni menghimpun
tokoh tokoh pergerakan, soekarni membawa pemuda demi memperjuangkan Indonesia.
b. Kelompok Achmas Soebardjo
Pasa masa pedudukan jepang, ahmad
menjabat sebagai kepala biro riset kaigun bukafun. Sambil melakukan tugasnya
ia, menghimpun tokoh-tokoh bangsa Indonesia yang bekerja dalam angkatan laut
jepang dan mendirikan asrama pemuda. Di tempat itulah mereka belajar menanamkan
semangat nasionalisme.
c. Kelompok Sutan Sjahrir
Sjahrir yakin jepang tak mungkin
memenangkan perang . oleh karena itu menurutnya, kaum pergerakan mesri
meyiapkan diri untuk merebut kemerdekaan secepat-cepatnya.
3. Perlawanan Bersenjata
Selain
perlawanan yang dilakukan dengan cara kooperatif dan gerakan bawah tanah,
rakyat Indonesia di berbagai wilayah juga melakukan perlawanan senjata,
diantaranya:
- Perlawanan Rakyat Aceh
Pada awal pendudukan Jepang di Aceh
tahun 1942 terjadi pemberontakan di Cot
Plieng, Lhok Seumawe di bawah pimpinan Tengku Abdul Jalil. Pemberontakan ini
dapat dipadamkan, dan dua tahun kemudian, yaitu pada tahun 1944 muncul lagi
pemberontakan di Meureu di bawah pimpinan Teuku Hamid yang juga dapat
dipadamkan oleh pasukan Jepang.
b.
Perlawanan Rakyat Indramayu
Karang
Ampel, Sindang (Kabupaten Indramayu) tahun 1943
terjadi perlawanan rakyat di daerah
itu kepada Jepang. Perlawanan ini dipimpin oleh Haji Madriyan dan
kawan-kawannya, namun perlawanan ini berhasil ditindas oleh Jepang dengan
sangat kejamnya.
Perlawanan
Rakyat Desa Sukamanah Di Tasikmalaya
Sukamanah (Kabupaten Tasikmalaya),
tahun 1943, terjadi perlawanan rakyat di daerah itu kepada Jepang. Perlawanan
ini dipimpin oleh Haji Zaenal Mustafa. Dalam perlawanan ini Zaenal Mustafa
berhasil mem-bunuh kaki-tangan Jepang. Dengan kenyataan seperti ini, Jepang
melaku-kan pembalasan yang luar biasa dan melakukan pembunuhan massal terhadap
rakyat.
AKHIR
PENDUDUKAN JEPANG DI INDONESIA
1. Janji Kemerdekaan dan BPUKPI
Sekitar akhir tahun 1944, kedudukan
jepang dalam perang pasifik sengat terdesak. Pasukan bersekutu di bawah
pimpinan jendral Douglas MacArthur dengan strategi militernya berhasil merebut
pulau demi paulau yang dikuasai jepang.
Pada tanggal 7 september 1944 dalam
sidang istimewa parleman jepang yang ke-85 di Tokyo. Pemerintah jepang
menyatakan : bahwa daerah di hindia timur (Indonesia) akan diperkenankan
merdeka.
Untuk membuktikan kesungguhannya. Pada
tanggal 1 maret 1945 pang lima jepang membentuk BPUPKI. Badan ini bertugas
menyelidiki berbagai hal yang terkait dengan diperlukannya sebuah Negara
merdeka. Anggota BPUPKI terdiri atas 60 orang di antaranya masuk juga wakil
golongan masayarakat Tionghoa, arab, peranakan belanda, serta 7 orang lainnya
istimewa dari jepang,
BPUPKI melakukan sidang pertamanya dari
tanggal 29 mei sampai 1 juni 1945. Hasil sidang adalah sebuah rumusan yang
menjadi dasar Negara Indonesia. Pad sidang terkahir Ir. Soerkarno mengemukakan
lima rumusan dasar Negara, yaitu:
1. Kebangsaan Indonesia
2. Internasionalisme dan
perikemanusiaan
3. Mufakat atau demokrasi
4. Kesejahteraan sosial
5. Ketuhanan yang maha esa
Pada tanggal 22 juni 1945, panitia
Sembilan berhasil meyusun dokumen penting yang sampai saat ini masih kita
gunakan. Rumusan dasar Negara yang tercantum di dalam piagam Jakarta, yang
tersusun sebagai berikut:
1.
ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat islam bagi pemeluk - pemeluknya
2. kemanusiaan
yang adil dan beradap
3. persatuan
Indonesia
4. kerakyatan
yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaa dalam permusyawaratan\perwakilan
5. keadilan
sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
selanjutnya pada 14 juli 1945 selaku panitia hukum
dasar, Ir soekarno mengajukan rancangan isi dari hukum dasar yamg meliti tiga
bagian atas :
1. penyataan
Indonesia merdeka
2. pembukaan
atas undang-undang dasar
3. batang
tubh undang-undang dasar.
Setelah BPUPKI menyelesaikan tugas badan ini
dibubarkan dan membentuk PPKI, jumlahnya ada 21 orang .
Badan ini kemudian di tetapkan pada
tanggal 9 agustus 1945. Marsekal terauchi kemudian mengundang tiga tokoh
pergerakan nasional. Dalam pertemuan itu, penguasa tertinggi jepang mengatakan
akan memberi kebebasan kemerdekaan pada beangsa Indonesia pasa tanggal 24
agustus 1945, dengan meliputu selurug wilayah bekas Hindia-Belanda.
B.
proklamasi kemerdekaan
Akan
tetapi, sekembalinya tokoh-tokoh ini dari Dalat, di perolehnya informasi bahwa
jepang telah meyerah kepada sekutu setelah bom atom sekutu meluluh lantahkan
Kota Hiroshima dan Nagasaki. Selanjutnya atas nekad bersama dan dipelopori oleh
tokoh-pemuda bangsa Indonesia kemudian memproklamaskan kemerdekaan kemerdekaan
pada tanggal 17 aguustus 1945, tujuh hari lebih maju dari tanggal yang di
janjikan oleh jepang. Hal ini sekaligus menjadikan bahwa kemerdekaan yang di
capai bangsa Indonesia murni usaha dan perjuangan sendiri.
E.
DAMPAK PENDUDUKAN JEPANG DALAM
KEHIDUPAN POLITIK, EKONOMI, DAN SOSIAL-BUDAYA BANGSA INDONESIA.
1. Bidang
politik
Sejak berkuasanya jepang di Indonesia,
pemerintahanya kemudian membubarkan semua kegiatan oerganisasi apapun kecuali
Majelis Islam A’ala Indonesia (MIAI), yang telah berdiri sejak masa
pemerintahan Hindia-Belanda. Karena khawatir membahayakan kepentingannya,
jepang kemudian membubarkannya pada tahin 1943 dan mengantikannya dengan
Majelis Syuro Muslimin Indonesia (MASYUMI) dengan pimpinanya K.H Hasyim
Asj’ari.
Jepang
juga melakukan pengawasan yang ketat terhadap gerak-gerik para tokoh pergerakan
yang bersikap terutama nonkooperatif terhadap jepang. Jepang mengintrogasi,
mengangkap, bahkan mambunuh mata-mata atau amti jepan tanpa proses pengadilan.
Dalam
rangka lebih menarik simpati bangsa Indonesia, pemerintah jepang melakukan
hal-hal sebagai berikut:
a.
Mendorong
penggunaan bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar dan melaarang untuk
mengguanakan bahasa belanda.
b.
Membentuk
kerjasama dengan para tokoh nasionalis dan membentuk GERAKAN TIGA A. tujuannya
untuk menarik simpati rakyat Indonesia agar bersedia membantu jepang menghadapi
sekutu.
c.
Membentuk
kembali organisai masyarakat yang di sebut dengan POESAT TENAGA RAKYAT
(POETERA).
d.
Membentuk
BADAN PERTIMBANGAN RAKYAT atau yang di sebut dengan COU SANGI IN pada tanggal 1
agustus 1943. Badan ini bertugas mengajukan usul dan memberikan saran serta
tindakan yang perlu diambil oleh jepang terkait dengan masalah-masalah politik.
e.
Mendirikan
JAWA HOKOKAI (himpunan kebangkitan jawa) pada tahun 1944. Organisasi ini
mengandung arti:
·
Siap
mengorbankan diri,
·
Mempertebal
rasa persaudaraan,
·
Melaksanakan
sesuatu denga bukti.
2. Bidang
Ekonomi
Dampak pendudukan jepang dalam bidang
ekonomi tidak berdengan dengan ngera imperialisme lainnya. Jepang memilikki
semboyan “Negara Makmur,Militer Kuat”, bermaksud menjadikan Indonesia sebagai
salah satu kepentingan militer sekaligus industri-industrinya. Terjadi
ekspoitasi sagala sumber daya, seperti sandang, pangan dan papan, logam dan
minyak. Hal itu tampak dalam hal-hal berikut:
·
Menyita
aset-aset ekonomi yang penting, jepang menyita seluruh hasil perkebunan,
pabrik, bank, dan perusahaan-perusahaan penting. Hal in menyebabkan terjadinya
krisis pangan dan kemiskinan rakyat.
·
Melakukan
pengawasan yang ketat dalam bidang ekonomi.pengawasan tersebut diterapkan untuk
pengendalian harga. Pengendalian harga yang dimaksudkan untuk mencegah
meningkatnya harga barang.
·
Kebijakan
self-suffiency. Maksud dari kebijakan
ini adalah bahwa wilayah-wilayah yang berada di bawah kekuasaan harus dapat
memenuhi kebutuhannya sendiri. Setoran wajib romusha, merostnya produksi pangan
dan kelaparan. Pada tahun 1944, kondisi politisi militer jepang mulai terdesak
sehingga tuntutan akan kebutuhan bahan-bahan perang makin meningkat. Jepang
mengharuskan rakyat untuk menyerakan bahan makanan 30% untuk pemerintahan, 30%
untuk lumbung desa dan hanya 40% menjadi hak pemiliknya.
Sistem ini menyebabkan
kehidupan rakyat semakin sulit. Banyak masyarakat sekitar yang terserang
penyakit hamper di setiap desa di palau jawa. Di wonosobo angka kematian 53,7%
dan di purwokerto mencapai 224,7%.Hal itu doperparah dengan kewajiban kerja
paksa bagi mesyarakatnya yang berusia produktif.
Untuk mengatasi situasi
ini, jepang mendirikan kumiyaki, yaitu koperasi yang bertujuan untuk
kepentingan bersama, dan juga memperkenalkan sistem line system, yaitu pengaruh
bercocok tanam secara efisien dan mampu meningkatkan produksi pangan. Namun
nyatanya perekonomian rakyat Indonesia tetap buruk.
3. Bidang
Sosial
Pengerahan tenaga kerja melalui romusha
sawah-sawah dan tanah-tanah pertanian kehilangan tenaga potensialnya. Mereka
domobilitaskan tidak saja untu bekerja membangun sarana dan prasarana tetapi
juga dipekerja paksakan di laur negri. Banyak diantara meraka yang tidak
kembali lagi karena meninggal dunia.
Jun Ianfu. Selain mengerahkan romusha,
pemerintah jepang merekrut para perempuan dari berbagai Negara asia untuk
dijadikan sebagai perempuan penghibur bagi tentara jepang. Sekitar 200.00
perempuan asia menjadi perempuan penghibur.
Pendidikan. Pada masa pendudukan jepang,
kondisi pendidikan sangat buruk bahkan sempat terhenti selama beberapa tahun.
Baru pada tanggal 1943 kegiatan pendidikan diperguruan tinggu kembali dibuka,
seperti perguruan tinggi ilmu kedokteran (Ika Daigu) dan perguruan tinggi ilmu
teknik (Kogyo Dikagu) yang terletak di bandung.
Agar para pelajar tidak terus tekpurak
pada kondisi yang sangat tidak memunginkan bagi jepang untuk mengajar lebih intensif
dikarenakan terjadinya agresi jepang keluar negeri selama Perang Dunia ke II.
Pertama, mengharuskan penggunaan bahasa Indonesia sebagi bahsa pengantar, kedua
sistem stratifikasi sosial menempatkan golongan BumiPutera di atas golongan
Eropa dan golongan Timur Asing kecuali jepang.
4. Bidang
Kebudayaan
Jepang
sangat menghormati kaisarnya, yang mereka yakini sebagai keturunan dawa
matahari. Itulah latar belakang kebiasaan mereka memberi hormat kea rah
matahari terbit dengan cara membungkukan punggung dalam-dalam yang disebut
dengan seikere, sebagai symbol penghormatan kepada kaisar.
Dampak
Positif Dan Negatif Pendudukan Jepang Di Indonesia
Dampak positif pendudukan jepang
Bidang politik:
-
Melarang
penggunaan bahasa belanda
-
Dibentuknya
BPUPKI DAN PPKI untuk persiapan kemerdekaan di Indonesia. Dari sini muncullah
ide pencasila
-
Memberi
kesempatan kepada bangsa Indonesia untuk turut mengambil bagian dalam
pemerintahan belandapada tanggal 5 september 1943, jepang membentuk badan
pertimbangan keresidenan (syu sangi kai). Banyak orang Indonesia yang menduduki
jabatan-jabatan tinggi dalam pemerintahan.
-
Mendukung
semangat anti-belanda dan menolak pengaruh-pengaruh belanda.
Bidang ekomoni:
-
Didirikannya
kumyai yaitu koperasi yang bertujuan untuk kepentingan bersama.
-
Diperkenalkan
system baru yaitu line system atau pengaruh bercocok tanam yang bertujuan untuk
meningkatkan produksi pangan.
Bidang Budaya
-
Jepang
memberi kebebasan kepada bangsa Indonesia untuk menggunakan bahasa Indonesia
sebagai bahasa komunikasi.
-
Jepang
mendirikan keimin bunka shidosho (pusat kebudayaan) tanggal 1 april 1943 di
Jakarta. Fungsinya lembaga ini untuk aktivitas budayawan Indonesia.
-
Mendirikan
sekolah-sekolah seperti SD 6 tahun, SMP 3 tahun, SLTA 3 tahu.
-
Dalam
pendidikan dikenalkannya system kegiatan upacara dalam sekolah
Bidang militer:
-
Jepang
dengan terprogram melarih dan mempersenjatai pemuda-pemuda Indonesia demi
kepentingan jepang untuk dijadikan tentara
-
Peninggalan
peralatan militer dan infrastruktur perang yang digunakan sebagai modal
pertahanan untuk kemerdekaan.
Bidang sosial:
-
Munculnya
sikap persauan untuk mengusir penjajahan
-
Sejak
pendudukan jepang, tradisi kerja bakti secara masal melalui kinrohosi/ tradisi
kebaktian dalam masyarakat yang ulet dalam mengerjakan tugas.
-
Pembentukan
strata masyarakat hingga tingkat paling bawah yaitu Rukun Tetangga (RT) atau
Tonarigumi.
Dampak Negatif pendudukan jepang
Bidang politik:
-
Kegiatan
politik dilarang dan semua organisasi dan semua organisasi politik yang ada di
bubarkan.
-
Melarang
semua jenis kegiatan rapat dan kegiatan politik yang ada.
Bidang ekonomi:
-
Eksploitasi
sumber daya alam untuk kepentingan perang jepang.
-
Krisis
ekonomi yang sangat sulit untuk di atasi.
-
Kegiatan
ekomoni diarahkan untuk kepentingan perang maka seluruh potensi sumber daya
alam dan bahan mentah digunakan untuk industri yang mendukung mesin perang.
-
Jepang
menerapkan system pengawasan ekonomi yang ketat dengan sanksi berat. Pengawasan
tersebut diterapkan pada penggunaan dan peredaran sisa-sisa persediaan barang.
Pengawasan tersebut meliputi perkebunan the, kopi, karet, tebu dan sekaligus
memonopoli berdangannya.
Bidang budaya:
-
Pelarangan
terhadap buku-buku berbasaha belanda dan inggirs yang menyebabkan pendidikan
yang lebih tinggi terasa mustahil.
-
Banyak
guru-guru yang diperkerjakan sebagai pejabat-pejabat pada masa itu yang
meyebabkan pada masa itu kemunduran
standar pendidikan secara tajam.
-
Adanya
pemaksaan yang dilakukan oleh pemerintah jepang agar masyarakat Indonesia
terbiasa melakukan penghormatan kepada tenno( kaisa) yang dipercayai masyarakat
sebagai keturunan dewa matahari. Dengan cara membungkukkan badan menghadap
matahari.
Bidang militer:
-
Pelanggaran
HAM. Karena militer kepang akan menghukum dengan kersa orang-orang yang
menentang jepang.
Bidang sosial:
-
Masyarakat
mejalani system romusha. Mereka dipaksa bekerja keras tannpa diberi upah
makanan.Pengerahan tenaga kerja secara paksa dengan kondisi yang sangat
menyedihkan menyedihkan untuk membangun infrastruktur perang jepang.
-
Terjadinya
perbudakan wanita (yugun ianfu). Bayak wanita muda Indonesia sebagai wanita
penghibur bagi pria militer jepang.
-
Terjadinya
kekacauan situasi dan kondisi yang parah seperti perampokan dan pemerkosaan.
F.
PENGARUH JEPANG YANG MASIH TERASA
HINGGA KINI
1. BIDANG
SOSIAL BUDAYA
Struktur masyarakat. Sejak pendudukan
jepang struktur terkecul tersebut dibagi lebih lanjut dalam unit-unit yang lebih kecil, yang di
sebut Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW).
Tujuan pembentukan RT dan RW adalah
memudahkan administrasi dan pengawasan. Dengan demiian jelas, bahwa RT dan RW
di pergunakan sebagai alat untuk melakukan kendalindan mobilitas jepang atas
penduduk Indonesia.
2. BIDANG
MILITER
Pemerintahan
colonial jepang membantu membangun semangat nasionalisme di kalangan kaum muda
indinesia lewat latihan militer yang mereka lakukan. Proses pembentukan dan
pembangunan semangat nasionalisme itu di bentuk melalui pemebtukan
organisasi-organisasi semi militer. Akan tetapi, efek sampingnya justru
menguntungkan bagi Indonesia terutama dalam proses persiapan kemerdekaanya dan
bahkan terus dipraktikan sampai sekarang.
3. BIDANG
POLITIK
KESIMPULAN
Sebelum Jepang menjajah ada Negara
Belanda yang menjajah. Namun penjajahan oleh Negara Jepang terasa lebih mencuri
perhatian dan kepercayaan rakyat Indonesia. Padahal penjajahan oleh Negara
Jepang menimbulkan banyak kerugian bagi bangsa Indonesia dibandingkan
keuntungan nya. Namun pada akhirnya bangsa Indonesia dapat memproklamasikan
kemerdakaannya
Kita beruntung hidup di masa sekarang,
kita bisa merasakan perjuangan para tokoh nasional dalam membela tanah air.
Dengan mempelajari tentang kependudukan jepang kita bisa memetik pesan moril.
Semoga
kita bisa menuruti taktik positif jepang yang sangat akurat dan bisa kita
contoh, dan kita harus meneruskan perjuangan bangsa Indonesia.
Daftar
Pustaka
buku sejarah Indonesia untuk SMA/MA KELAS XI; penerbit
ERLANGGA;dikarang oleh Ratna Hapsari dan M.adil; KURUKULIM 2013
buku sejarah wajib untuk SMA KELAS XI; penerbit essis;
KURIKULUM 2013
buku sejarah wajib untuk SMA KELAS XI: penerbit platinum;KURIKULUM2013
buku sejarah wajib untuk SMA KELAS XI; penerbit
yudistira;KURUKULUM KTSP 2006