Jumat, 21 Oktober 2016

lamaran kerja bahasa inggirs

Bandung, 23 october 2016

Personel manager of PT Prisma Jaya
JL. Lingkar Selatan Bandung

Dear Sir

Refer to your requirement advertised in Pikiran Rakyat in october 19 2016. To be a assinten manager i am intersted to joint and to contribute with your respected company.
My name is kania purwati. I am twenty years old. I singel and in good health condition.  I was graduated from UPI, Bandung in 2002. I am be able to use english both oral and written, able use MS Office package susch as MS exsel, MS word, MS power, and internet.

I hope you grant me an interview and the opportunity to give you more details about my self. I can be contacted anytime via emaol at kania.23@gmail.com or my cell phone, 085295656744. Thank you for your time and consideration.

Your faithfullu,

Kania purwati


Minggu, 16 Oktober 2016

pendudukan jepang di indonesia

“PENDUDUKAN JEPANG DI INDONESIA”
Semester II
KELOMPOK 2


Anggota:
-          Nadia Nur Aufa Ameldinata
-          Amalia Nurulita Hidayat
-          Nurul Annisa
-          Abie Naufal Ar Rafif
-          Faizal Julefni
-          Putra Erlangga Prasetya
-          Rizal






Kelas XI IPS 1
SMAN 17 BANDUNG
2016-2017


BAB I
A. PENDUDUKAN JEPANG DI WILAYAH INDONESIA

Latar Belakang
 
Awal Berdirinya Pemerintahan Hindia Belanda di Indonesia
Kaisar Perancis yaitu Napoleon Bonaparte mengangkat Louis Bonaperte sebagai kaisar Belanda. Kemudian setelah diangkat menjadi Raja, Louis Bonaparte menunjuk Herman Willem Daendels sebagai gubernur jenderal bagi Indonesia. Tugasnya adalah untuk mengatur pemerintahan Indonesia, melakukan pertahanan dari serangan pasukan Inggris terhadap pulau Jawa, serta mengatur masalah keuangan. Namun, di bawah pemerintahannya Daendels telah melanggar undang-undang dengan menjual tanah milik Negara kepada orang-orang partikelir. Oleh karena itu, atas perintah Napoleon Daendels ditarik dari jabatannya. Namun sebelum Daendels ditarik, selama masa pemerintahannya Daendels telah banyak merugikan rakyat Indonesia serta menyengsarakan rakyat. Dia melakukan eksploitasi baik kekayaan alam maupun tenaga kerja Indonesia.
               
Kedudukan gubernur jenderal Indonesia telah mengalami pergantian beberapa kali. Setelah Daendels maka gubernur jendral Janssens giliran berkuasa dan saat Indonesia memasuki pemerintahan Van Den Bosch di mana sistem tanam paksa pun dijalankan yang menimbulkan kemiskinan, dan kelaparan rakyat Indonesia. Di pihak lain, Belanda mendapatkan banyak keuntungan dalam bidang keuangan akibat sistem tanam paksa tersebut.
Saat sistem tanam paksa dihapuskan maka muncullah politik pintu terbuka di mana penanaman modal asing diperbolehkan. Meskipun tanam paksa sudah dihapuskan, nyatanya politik pintu terbuka tetap menimbulkan penderitaan bagi rakyat Indonesia. Hal ini memicu perlawanan dari rakyat Indonesia di berbagai daerah seperti perang Diponegoro, perang Bali, perang Paderi, perang Banjar, perang Aceh, Gerakan Protes Petani, dan sebagainya. Saat semakin banyak rakyat yang melawan Belanda maka penjajahan Belanda di Indonesia mulai menandakan akhirnya.
Belanda menyerah tanpa syarat kepada jepang
Serangan jepang ke Hindia-Belanda terjadi pada tanggal 11 januari 1942 , dengan pendaratan pertama di tarakan ( Kalimantan timur ).
Pada februari 1942 , jepang menduduki pontianak, banjarmasin,Makassar, Palembang dan bali . pendudukan Palembang di anggap strategis karena letaknya di antara Batavia yang menjadi pusat kekuasaan belanda dan singapura yang menjadi wilayah kekuasaan inggris (historia).
Pada bulan maret 1942 , jepang menyerah Batavia dan bandung. Sejak 9 maret 1942 , Indonesia menjadi daerah kekuasaan jepang
Gubernur jenderal Hindia – Belanda Tjarvada van strakenborgh stachouwer dan jenderal hein ter poorten tidak berdaya menghadapi serbuan kilat jepang  . belanda pun menyerah tanpa syarat di kali jati ,subang, jawa barat pada tanggal 8 maret 1942 kepada letnan jenderal hiroshi Imamura( jepang).
Pendudukan jepang di Indonesia diawali dengan pendaratan di kota tarankan pada 10 Januari 1942. Selanjutnya menduduki Minahasa, Balikpapan, Ambon, pontiakan, makasar, Banjarmasin, Palembang, dan Bali antara januari sampai februari 1942.
Adapun serangan-serangan pasukan jepang di jawa diawali pada tanggal 1 maret 1942, jepang mendarat di teluk banten, indramayu, dan bojonegoro. Kemudian tanggal 5 maret kota  Batavia jatuh ketangan tentara jepang dan menduduki daerah bogor. Jepang meyerang plau jawa karena dipandang sebagai kekuasatan basis politik dan militer belanda. Dalam waktu singkat jepang pun meguasai daerah jajahan belanda.
Pasukan belanda terkepung di cilacap dan bandung, kemudia meyerah tanpa syarat kepada jepang di kalijati pada tanggal 8 Maret 1942. Penyerahan ini di tanda tangan oleh panglima tentara hindia bekanda oleh Letnan Jendral Ter Poorten dan di pihak jepang di wakili oleh Hirosyi Immamura. Peristiwa itu mendanandai pendudukan jepang di indonesia.

RESTORASI MEIJI
Perubahan besar yang menandai era modern jepang. Restorasi meiji diawali dengan kembalinya kaisar (tennon) sebagai pemegang kekuasaan pemerintah di jepang, yang sebelumnya kekuasaan pemerintah di jepang di pegang oleh shogun yoshonobu (1868-1912). Dengan menjadikan jepang sebagia negera industri modern,perdagangan dan militer.

PAHAM HAKKO ICHIU
Merupakan aliran dari Shinto, dengan paham hakko ichiu dunia merupakan keluarga. Jepang berusahan untuk menjadikan asia sebagai satu kesatuan dan menguasai dunia.
SEBAGAI SAUDARA TUA
Jepang memiliki melegitimasi kekuasaan di Indonesia dengan menyebut dirinya sebagai saudara tua bagi Indonesia. Legimasi tersebuut bertujuan agar pemerintah jepang dapat menguasi inonesia.
Faktor Ekonomi
Jepang melakukan exspansi dengan bertujuan untuk mendapatkan sumber daya alam sebagai bahan baku industri Negara mereka dan mendukung sektor ekonomi jepang.
Keberhasilan Jepang Dalam Bidang Militer
Keberhasilan jepang di bidang militer berhasil melakukan exspansi dengan berganbung bersama inggirs dalam persiapan untuk meyerang exspansi rusia.
           




B. Penjajahan Jepang di Indonesia
 Belanda menyerah tanpa syarat, peristiwa itu menandai pendudukan jepang di Indonsia. Setelah jatuh ke tangan Jepang. Indonesia berada dibawah pemerintahan militer.
pemerintahan militer Jepang di Indonesia terbagi dalam tiga daerah pemerintahan seperti berikut ;
·         Wilayah Sumatera dibawah pemerintahan angkatan darat (Bala Tentara XXV) yang berpusat di Bukit tinggi.
·         Wilayah Jawa dan Madura dibawah pemerintahan angkatan darat (Bala Tentara XVI) yang berpusat diJakarta.
·         Wilayah Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku dibawah pemerintahan angkatan laut(Armada Selatan II) yang berpusat diMakasar
Pemerintahan diketiga wilayah itu dipimpin oleh kepala staf tentara/armada dengan sebutan Gunseikan(kepala pemerintahan militer) dan kantornya kekurangan tenaga pemerintahan, orang jepang terpaksa mengangkat orang Indonesia untuk menduduki jabatan tinggi.
Tujuan Pendudukan Jepang di Indonesia.
·         Menjadikan Indonesia sebagai pemasok bahan mentah untuk industri dan mesin perang.
·         Menggalang rakyat Indonesia menjadi bagian dari kekuatan untuk membendung gempuran pasukan sekutu..
·         Eksploitasi secara besar-besaran sumber kekayaan alam Indonesia dan sumber tenaga manusia untuk kepentingan perang menghadapi sekutu.

 Upaya Pemerintahan Jepang Memikat Hati Bangsa Indonesia Supaya Membantu Jepang.

Siaran Radio Tokyo sering kali memperdengarkan lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan pidato-pidato yang sangat merdu ditelinga. Kata orang jepang, mereka datang ke Indonesia sebagai saudara tua untuk melepaskan bangsa kita dari belenggu penjajahan Belanda dan untuk menciptakan kemakmuran bersama dalam lingkungan Asia Timur Raya. Pemimpin-pemimpin Indonesia yang diasingkan Belanda seperti Ir. Soekarno , Drs. Moh hatta, Sutan syahrir dll, dibebaskan oleh Jepang. Diadakan propaganda tersebut disebut gerakan 3A, yaitu Jepang Pelindung Asia, Jepang Cahaya Asia, dan Jepang Pemimpin Asia. Dilarang menggunakan bahasa Belanda dan Boleh menggunakan bahasa Indonesia.



C. Organisasi Bentukan Jepang
Dalam rangka memperkuat kedudukan Jepang dalam perang Pasifik, jepang melakukan mobilisasi para pemuda untuk dibina dalam latihan militer . oleh karena itu dibentuk organisasi semi militer dan organisasi militer.
Semi Militer    ;
-          Seinenden(Barisan Pemuda) 9 Maret 1943
-          Keibodan(Barisan Pembantu Polisi) 29 April 1943
-          Fujinkai(Barisan Wanita) Agustus 1943
-          Syuisintai(Barisan Pelopor)14 September 1944/25 September 1944
-          Jibakutai(Barisan berani mati)
-          Gakukotai(Barisan Pelajar)
-          Hizbullah(Tentara Allah)
Militer ;
-          Heiho(Barisan Pembantu jepang) April 1943
-          Peta(Pembela Tanah Air) 3 Oktober 1943













D. Perlawanan Jepang di Indonesia
1.         Perjuangan Dengan Cara Keooperatif (Kerja Sama)
Perjuangan kooperatif dilakukan oleh para tokoh-tokoh nasionalis yang dudukan lembaga-lembaga penting bentukan jepang. Melalui Putera, Soekarno, Moh. Hatta, Ki Hajar Dewantara, Dan K.H. Mas Mansyur membangun dan membangkitkan seemangat nasionalisme Indonesia. Hal itu mereka lalukan secara tidak langsung melalui media masa milik jepang. Melalui kedua cara tersebut para tokoh kembali membangkitkan semangat nasionalisme dan harga diri bangsa Indonesia.
Bebagai kesatuan poemuda yang berhasil dibentuk jepang seperti, Senendan (Barisan Pemuda), Keibodan (Barisan Pembantu Polisi), Seisyintai (Barisan Pelopor), Gakutotai (Barisan Pelajar) Dan Fujinkai (Barisan Wanita).
2.         Perjuangan Melalui Gerakan Bawah Tanah
Perjuangan ini umumnya dilakukan secara tertutup dan rahasia dan bekerja pada instansi-instansi pemerintahan jepang. Perjuangan bawah tanah ini tersebar di berbagai tempat seperti, Jakarta, semarang, bandung, Surabaya dan medan. Gerakan bawah tanah di antaranya:
a.         Kelompok Soekarni
Soekarni adalah tokoh pergerakan pasa zaman pemerintahan Hindia-Belanda. Bersama Muhammad Yamin soekarni menghimpun tokoh tokoh pergerakan, soekarni membawa pemuda demi memperjuangkan Indonesia.
b.         Kelompok Achmas Soebardjo
Pasa masa pedudukan jepang, ahmad menjabat sebagai kepala biro riset kaigun bukafun. Sambil melakukan tugasnya ia, menghimpun tokoh-tokoh bangsa Indonesia yang bekerja dalam angkatan laut jepang dan mendirikan asrama pemuda. Di tempat itulah mereka belajar menanamkan semangat nasionalisme.
c.         Kelompok Sutan Sjahrir
Sjahrir yakin jepang tak mungkin memenangkan perang . oleh karena itu menurutnya, kaum pergerakan mesri meyiapkan diri untuk merebut kemerdekaan secepat-cepatnya.
3.         Perlawanan Bersenjata
Selain perlawanan yang dilakukan dengan cara kooperatif dan gerakan bawah tanah, rakyat Indonesia di berbagai wilayah juga melakukan perlawanan senjata, diantaranya:
  1. Perlawanan Rakyat Aceh
            Pada awal pendudukan Jepang di Aceh tahun 1942 terjadi pemberontakan di Cot Plieng, Lhok Seumawe di bawah pimpinan Tengku Abdul Jalil. Pemberontakan ini dapat dipadamkan, dan dua tahun kemudian, yaitu pada tahun 1944 muncul lagi pemberontakan di Meureu di bawah pimpinan Teuku Hamid yang juga dapat dipadamkan oleh pasukan Jepang.
b. Perlawanan Rakyat Indramayu
Karang Ampel, Sindang (Kabupaten Indramayu) tahun 1943
            terjadi perlawanan rakyat di daerah itu kepada Jepang. Perlawanan ini dipimpin oleh Haji Madriyan dan kawan-kawannya, namun perlawanan ini berhasil ditindas oleh Jepang dengan sangat kejamnya.
Perlawanan Rakyat Desa Sukamanah Di Tasikmalaya
            Sukamanah (Kabupaten Tasikmalaya), tahun 1943, terjadi perlawanan rakyat di daerah itu kepada Jepang. Perlawanan ini dipimpin oleh Haji Zaenal Mustafa. Dalam perlawanan ini Zaenal Mustafa berhasil mem-bunuh kaki-tangan Jepang. Dengan kenyataan seperti ini, Jepang melaku-kan pembalasan yang luar biasa dan melakukan pembunuhan massal terhadap rakyat.

AKHIR PENDUDUKAN JEPANG DI INDONESIA
1.         Janji Kemerdekaan dan BPUKPI
Sekitar akhir tahun 1944, kedudukan jepang dalam perang pasifik sengat terdesak. Pasukan bersekutu di bawah pimpinan jendral Douglas MacArthur dengan strategi militernya berhasil merebut pulau demi paulau yang dikuasai jepang.
Pada tanggal 7 september 1944 dalam sidang istimewa parleman jepang yang ke-85 di Tokyo. Pemerintah jepang menyatakan : bahwa daerah di hindia timur (Indonesia) akan diperkenankan merdeka.
Untuk membuktikan kesungguhannya. Pada tanggal 1 maret 1945 pang lima jepang membentuk BPUPKI. Badan ini bertugas menyelidiki berbagai hal yang terkait dengan diperlukannya sebuah Negara merdeka. Anggota BPUPKI terdiri atas 60 orang di antaranya masuk juga wakil golongan masayarakat Tionghoa, arab, peranakan belanda, serta 7 orang lainnya istimewa dari jepang,
BPUPKI melakukan sidang pertamanya dari tanggal 29 mei sampai 1 juni 1945. Hasil sidang adalah sebuah rumusan yang menjadi dasar Negara Indonesia. Pad sidang terkahir Ir. Soerkarno mengemukakan lima rumusan dasar Negara, yaitu:
1.         Kebangsaan Indonesia
2.         Internasionalisme dan perikemanusiaan
3.         Mufakat atau demokrasi
4.         Kesejahteraan sosial               
5.         Ketuhanan yang maha esa

Pada tanggal 22 juni 1945, panitia Sembilan berhasil meyusun dokumen penting yang sampai saat ini masih kita gunakan. Rumusan dasar Negara yang tercantum di dalam piagam Jakarta, yang tersusun sebagai berikut:
1.         ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat islam bagi pemeluk - pemeluknya
2.         kemanusiaan yang adil dan beradap
3.         persatuan Indonesia
4.         kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaa dalam permusyawaratan\perwakilan
5.         keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
selanjutnya pada 14 juli 1945 selaku panitia hukum dasar, Ir soekarno mengajukan rancangan isi dari hukum dasar yamg meliti tiga bagian atas :
1.         penyataan Indonesia merdeka
2.         pembukaan atas undang-undang dasar
3.         batang tubh undang-undang dasar.
Setelah BPUPKI menyelesaikan tugas badan ini dibubarkan dan membentuk PPKI, jumlahnya ada 21 orang .
Badan ini kemudian di tetapkan pada tanggal 9 agustus 1945. Marsekal terauchi kemudian mengundang tiga tokoh pergerakan nasional. Dalam pertemuan itu, penguasa tertinggi jepang mengatakan akan memberi kebebasan kemerdekaan pada beangsa Indonesia pasa tanggal 24 agustus 1945, dengan meliputu selurug wilayah bekas Hindia-Belanda.

B. proklamasi kemerdekaan
Akan tetapi, sekembalinya tokoh-tokoh ini dari Dalat, di perolehnya informasi bahwa jepang telah meyerah kepada sekutu setelah bom atom sekutu meluluh lantahkan Kota Hiroshima dan Nagasaki. Selanjutnya atas nekad bersama dan dipelopori oleh tokoh-pemuda bangsa Indonesia kemudian memproklamaskan kemerdekaan kemerdekaan pada tanggal 17 aguustus 1945, tujuh hari lebih maju dari tanggal yang di janjikan oleh jepang. Hal ini sekaligus menjadikan bahwa kemerdekaan yang di capai bangsa Indonesia murni usaha dan perjuangan sendiri.







E.     DAMPAK PENDUDUKAN JEPANG DALAM KEHIDUPAN POLITIK, EKONOMI, DAN SOSIAL-BUDAYA BANGSA INDONESIA.

1.      Bidang politik
Sejak berkuasanya jepang di Indonesia, pemerintahanya kemudian membubarkan semua kegiatan oerganisasi apapun kecuali Majelis Islam A’ala Indonesia (MIAI), yang telah berdiri sejak masa pemerintahan Hindia-Belanda. Karena khawatir membahayakan kepentingannya, jepang kemudian membubarkannya pada tahin 1943 dan mengantikannya dengan Majelis Syuro Muslimin Indonesia (MASYUMI) dengan pimpinanya K.H Hasyim Asj’ari.
            Jepang juga melakukan pengawasan yang ketat terhadap gerak-gerik para tokoh pergerakan yang bersikap terutama nonkooperatif terhadap jepang. Jepang mengintrogasi, mengangkap, bahkan mambunuh mata-mata atau amti jepan tanpa proses pengadilan.
            Dalam rangka lebih menarik simpati bangsa Indonesia, pemerintah jepang melakukan hal-hal sebagai berikut:
a.       Mendorong penggunaan bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar dan melaarang untuk mengguanakan bahasa belanda.
b.      Membentuk kerjasama dengan para tokoh nasionalis dan membentuk GERAKAN TIGA A. tujuannya untuk menarik simpati rakyat Indonesia agar bersedia membantu jepang menghadapi sekutu.
c.       Membentuk kembali organisai masyarakat yang di sebut dengan POESAT TENAGA RAKYAT (POETERA).
d.      Membentuk BADAN PERTIMBANGAN RAKYAT atau yang di sebut dengan COU SANGI IN pada tanggal 1 agustus 1943. Badan ini bertugas mengajukan usul dan memberikan saran serta tindakan yang perlu diambil oleh jepang terkait dengan masalah-masalah politik.
e.       Mendirikan JAWA HOKOKAI (himpunan kebangkitan jawa) pada tahun 1944. Organisasi ini mengandung arti:
·         Siap mengorbankan diri,
·         Mempertebal rasa persaudaraan,
·         Melaksanakan sesuatu denga bukti.

2.      Bidang Ekonomi
Dampak pendudukan jepang dalam bidang ekonomi tidak berdengan dengan ngera imperialisme lainnya. Jepang memilikki semboyan “Negara Makmur,Militer Kuat”, bermaksud menjadikan Indonesia sebagai salah satu kepentingan militer sekaligus industri-industrinya. Terjadi ekspoitasi sagala sumber daya, seperti sandang, pangan dan papan, logam dan minyak. Hal itu tampak dalam hal-hal berikut:
·         Menyita aset-aset ekonomi yang penting, jepang menyita seluruh hasil perkebunan, pabrik, bank, dan perusahaan-perusahaan penting. Hal in menyebabkan terjadinya krisis pangan dan kemiskinan rakyat.
·         Melakukan pengawasan yang ketat dalam bidang ekonomi.pengawasan tersebut diterapkan untuk pengendalian harga. Pengendalian harga yang dimaksudkan untuk mencegah meningkatnya harga  barang.
·         Kebijakan self-suffiency. Maksud dari kebijakan ini adalah bahwa wilayah-wilayah yang berada di bawah kekuasaan harus dapat memenuhi kebutuhannya sendiri. Setoran wajib romusha, merostnya produksi pangan dan kelaparan. Pada tahun 1944, kondisi politisi militer jepang mulai terdesak sehingga tuntutan akan kebutuhan bahan-bahan perang makin meningkat. Jepang mengharuskan rakyat untuk menyerakan bahan makanan 30% untuk pemerintahan, 30% untuk lumbung desa dan hanya 40% menjadi hak pemiliknya.
Sistem ini menyebabkan kehidupan rakyat semakin sulit. Banyak masyarakat sekitar yang terserang penyakit hamper di setiap desa di palau jawa. Di wonosobo angka kematian 53,7% dan di purwokerto mencapai 224,7%.Hal itu doperparah dengan kewajiban kerja paksa bagi mesyarakatnya yang berusia produktif.
Untuk mengatasi situasi ini, jepang mendirikan kumiyaki, yaitu koperasi yang bertujuan untuk kepentingan bersama, dan juga memperkenalkan sistem line system, yaitu pengaruh bercocok tanam secara efisien dan mampu meningkatkan produksi pangan. Namun nyatanya perekonomian rakyat Indonesia tetap buruk.
3.      Bidang Sosial
Pengerahan tenaga kerja melalui romusha sawah-sawah dan tanah-tanah pertanian kehilangan tenaga potensialnya. Mereka domobilitaskan tidak saja untu bekerja membangun sarana dan prasarana tetapi juga dipekerja paksakan di laur negri. Banyak diantara meraka yang tidak kembali lagi karena meninggal dunia.
Jun Ianfu. Selain mengerahkan romusha, pemerintah jepang merekrut para perempuan dari berbagai Negara asia untuk dijadikan sebagai perempuan penghibur bagi tentara jepang. Sekitar 200.00 perempuan asia menjadi perempuan penghibur.
Pendidikan. Pada masa pendudukan jepang, kondisi pendidikan sangat buruk bahkan sempat terhenti selama beberapa tahun. Baru pada tanggal 1943 kegiatan pendidikan diperguruan tinggu kembali dibuka, seperti perguruan tinggi ilmu kedokteran (Ika Daigu) dan perguruan tinggi ilmu teknik (Kogyo Dikagu) yang terletak di bandung.
Agar para pelajar tidak terus tekpurak pada kondisi yang sangat tidak memunginkan bagi jepang untuk mengajar lebih intensif dikarenakan terjadinya agresi jepang keluar negeri selama Perang Dunia ke II. Pertama, mengharuskan penggunaan bahasa Indonesia sebagi bahsa pengantar, kedua sistem stratifikasi sosial menempatkan golongan BumiPutera di atas golongan Eropa dan golongan Timur Asing kecuali jepang.
4.      Bidang Kebudayaan
Jepang  sangat menghormati kaisarnya, yang mereka yakini sebagai keturunan dawa matahari. Itulah latar belakang kebiasaan mereka memberi hormat kea rah matahari terbit dengan cara membungkukan punggung dalam-dalam yang disebut dengan seikere, sebagai symbol penghormatan kepada kaisar.



Dampak Positif Dan Negatif Pendudukan Jepang Di Indonesia

Dampak positif pendudukan jepang
Bidang politik:
-          Melarang penggunaan bahasa belanda
-          Dibentuknya BPUPKI DAN PPKI untuk persiapan kemerdekaan di Indonesia. Dari sini muncullah ide pencasila
-          Memberi kesempatan kepada bangsa Indonesia untuk turut mengambil bagian dalam pemerintahan belandapada tanggal 5 september 1943, jepang membentuk badan pertimbangan keresidenan (syu sangi kai). Banyak orang Indonesia yang menduduki jabatan-jabatan tinggi dalam pemerintahan.
-          Mendukung semangat anti-belanda dan menolak pengaruh-pengaruh belanda.

Bidang ekomoni:
-          Didirikannya kumyai yaitu koperasi yang bertujuan untuk kepentingan bersama.
-          Diperkenalkan system baru yaitu line system atau pengaruh bercocok tanam yang bertujuan untuk meningkatkan produksi pangan.

Bidang Budaya
-          Jepang memberi kebebasan kepada bangsa Indonesia untuk menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa komunikasi.
-          Jepang mendirikan keimin bunka shidosho (pusat kebudayaan) tanggal 1 april 1943 di Jakarta. Fungsinya lembaga ini untuk aktivitas budayawan Indonesia.
-          Mendirikan sekolah-sekolah seperti SD 6 tahun, SMP 3 tahun, SLTA 3 tahu.
-          Dalam pendidikan dikenalkannya system kegiatan upacara dalam sekolah

Bidang militer:
-          Jepang dengan terprogram melarih dan mempersenjatai pemuda-pemuda Indonesia demi kepentingan jepang untuk dijadikan tentara
-          Peninggalan peralatan militer dan infrastruktur perang yang digunakan sebagai modal pertahanan untuk kemerdekaan.

Bidang sosial:
-          Munculnya sikap persauan untuk mengusir penjajahan
-          Sejak pendudukan jepang, tradisi kerja bakti secara masal melalui kinrohosi/ tradisi kebaktian dalam masyarakat yang ulet dalam mengerjakan tugas.
-          Pembentukan strata masyarakat hingga tingkat paling bawah yaitu Rukun Tetangga (RT) atau Tonarigumi.



Dampak Negatif pendudukan jepang
Bidang politik:
-          Kegiatan politik dilarang dan semua organisasi dan semua organisasi politik yang ada di bubarkan.
-          Melarang semua jenis kegiatan rapat dan kegiatan politik yang ada.

Bidang ekonomi:
-          Eksploitasi sumber daya alam untuk kepentingan perang jepang.
-          Krisis ekonomi yang sangat sulit untuk di atasi.
-          Kegiatan ekomoni diarahkan untuk kepentingan perang maka seluruh potensi sumber daya alam dan bahan mentah digunakan untuk industri yang mendukung mesin perang.
-          Jepang menerapkan system pengawasan ekonomi yang ketat dengan sanksi berat. Pengawasan tersebut diterapkan pada penggunaan dan peredaran sisa-sisa persediaan barang. Pengawasan tersebut meliputi perkebunan the, kopi, karet, tebu dan sekaligus memonopoli berdangannya.

Bidang budaya:
-          Pelarangan terhadap buku-buku berbasaha belanda dan inggirs yang menyebabkan pendidikan yang lebih tinggi terasa mustahil.
-          Banyak guru-guru yang diperkerjakan sebagai pejabat-pejabat pada masa itu yang meyebabkan pada masa itu  kemunduran standar pendidikan secara tajam.
-          Adanya pemaksaan yang dilakukan oleh pemerintah jepang agar masyarakat Indonesia terbiasa melakukan penghormatan kepada tenno( kaisa) yang dipercayai masyarakat sebagai keturunan dewa matahari. Dengan cara membungkukkan badan menghadap
matahari.

Bidang militer:
-          Pelanggaran HAM. Karena militer kepang akan menghukum dengan kersa orang-orang yang menentang jepang.
Bidang sosial:
-          Masyarakat mejalani system romusha. Mereka dipaksa bekerja keras tannpa diberi upah makanan.Pengerahan tenaga kerja secara paksa dengan kondisi yang sangat menyedihkan menyedihkan untuk membangun infrastruktur perang jepang.
-          Terjadinya perbudakan wanita (yugun ianfu). Bayak wanita muda Indonesia sebagai wanita penghibur bagi pria militer jepang.
-          Terjadinya kekacauan situasi dan kondisi yang parah seperti perampokan dan pemerkosaan.

F.     PENGARUH JEPANG YANG MASIH TERASA HINGGA KINI

1.      BIDANG SOSIAL BUDAYA
Struktur masyarakat. Sejak pendudukan jepang struktur terkecul tersebut dibagi lebih lanjut  dalam unit-unit yang lebih kecil, yang di sebut Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW).
Tujuan pembentukan RT dan RW adalah memudahkan administrasi dan pengawasan. Dengan demiian jelas, bahwa RT dan RW di pergunakan sebagai alat untuk melakukan kendalindan mobilitas jepang atas penduduk Indonesia.
2.      BIDANG MILITER
 Pemerintahan colonial jepang membantu membangun semangat nasionalisme di kalangan kaum muda indinesia lewat latihan militer yang mereka lakukan. Proses pembentukan dan pembangunan semangat nasionalisme itu di bentuk melalui pemebtukan organisasi-organisasi semi militer. Akan tetapi, efek sampingnya justru menguntungkan bagi Indonesia terutama dalam proses persiapan kemerdekaanya dan bahkan terus dipraktikan sampai sekarang.
3.      BIDANG POLITIK







KESIMPULAN
            Sebelum Jepang menjajah ada Negara Belanda yang menjajah. Namun penjajahan oleh Negara Jepang terasa lebih mencuri perhatian dan kepercayaan rakyat Indonesia. Padahal penjajahan oleh Negara Jepang menimbulkan banyak kerugian bagi bangsa Indonesia dibandingkan keuntungan nya. Namun pada akhirnya bangsa Indonesia dapat memproklamasikan kemerdakaannya
Kita beruntung hidup di masa sekarang, kita bisa merasakan perjuangan para tokoh nasional dalam membela tanah air. Dengan mempelajari tentang kependudukan jepang kita bisa memetik pesan moril.
            Semoga kita bisa menuruti taktik positif jepang yang sangat akurat dan bisa kita contoh, dan kita harus meneruskan perjuangan bangsa Indonesia.













Daftar Pustaka

buku sejarah Indonesia untuk SMA/MA KELAS XI; penerbit ERLANGGA;dikarang oleh Ratna Hapsari dan M.adil; KURUKULIM 2013
buku sejarah wajib untuk SMA KELAS XI; penerbit essis; KURIKULUM 2013
buku sejarah wajib untuk SMA KELAS XI: penerbit platinum;KURIKULUM2013

buku sejarah wajib untuk SMA KELAS XI; penerbit yudistira;KURUKULUM KTSP 2006